| Keterangan: | Copolymer Polyoxymethylene, POM-C
Kombinasi koefisien gesek rendah, tingkat abrasi yang baik dan kekerasan material, cocok untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan presisi tinggi. Dapat diaplikasikan pada temperature + 100C, tahan terhadap hydrolisis pada suhu 60C.
POM-C, atau polyacetal, merupakan material thermoplastik yang sering digunakan untuk menggantikan beberapa aplikasi-aplikasi metal. Karakteristik utamanya adalah koefisien gesek yang rendah ( 0, 35) , tahan aus, dan permukaannya yang keras. Selain itu, POM-C juga tahan terhadap cairan basa, bensin, alkohol, dan pelumas.
Nilai ketahanan elastis E-modulus of elasticity ( E-modul) yang cukup tinggi mencapai 2600 MPa dan kekerasan permukaan yang cukup ( notch impact strenght) membuat POM-C lebih ulet tahan menerima gaya tekan dan tarik.
Tingkat penyerapan air yang sangat rendah hanya 0, 2 % , juga memberi kelebihan tersendiri bagi POM-C membuat stabilitas dimensi selalu terjaga. Selain itu, POM-C produksi GEHR tidak memiliki microporosity. Microporosity dapat merusak material ketika material tersebut diberi tekanan dalam waktu lama ( continuous stress) dan menimbulkan pecahan ( stress crack) . Adanya stress crack ini perlahan-lahan akan menurunkan kekuatan mekanis, antara lain elastisitas dan tegangan tarik yang menjadi penyebab kegagalan ( failure) .
Kombinasi optimal dari tingginya tegangan tarik 63 MPa, tingginya tingkat kelicinan, kekerasan permukaan dan tegangan ikatan antar molekul yang optimal menjadikan POM-C sangat cocok dan disarankan pada aplikasi yang menuntut kestabilan dimensi, ketelitian tinggi seperti contoh aplikasi parts mesin bergeometri komplex dan rumit yang menuntut kestabilan dan presisi tinggi.
applikasi :
bearings, fittings, gear wheels, parts for pumps, bobbins, parts for textile industry
slide presentation :
http: / / www.scribd.com/ doc/ 80067734/ Polyacetal-Copolymer-POM-C-Engineering- Thermoplastics |